Kita menunggu momen besar untuk berubah. Padahal perubahan tersusun dari hari-hari biasa.
"Mulai tahun depan." "Setelah ulang tahun." "Habis proyek ini selesai." Kita menunggu garis start yang terasa istimewa — seolah perubahan butuh panggung untuk dimulai.
Padahal orang yang berubah jarang ingat tanggal pastinya. Yang mereka ingat: akumulasi hari biasa yang dijalani sedikit berbeda.
Momen besar itu tidak akan datang. Yang ada hanya hari ini — yang bisa dipakai atau ditunda lagi.
Tanyakan: "Kalau perubahan ini penting, kenapa harus menunggu Senin?"
PEMANTIK #053