Menabung bukan soal berapa yang tersisa. Tapi soal apa yang didahulukan.
Rumusnya selama ini: penghasilan dikurangi pengeluaran, sisanya ditabung. Dan hasilnya hampir selalu nol. Karena pengeluaran punya sifat aneh — ia selalu membesar mengisi ruang yang tersedia.
Coba balik urutannya: penghasilan dikurangi tabungan, sisanya yang boleh dipakai.
Yang berubah bukan angkanya. Yang berubah adalah siapa yang dilayani lebih dulu: masa depan, atau keinginan hari ini.
Tanyakan: "Selama ini saya menabung dari sisa — atau menyisakan untuk masa depan lebih dulu?"
PEMANTIK #054