Melarang layar tanpa menawarkan dunia lain hanya membuat layar semakin menarik.
"Jangan main HP." "Cukup." "Matikan." Lalu anak duduk diam — kosong. Layar menang bukan hanya karena kontennya, tapi karena alternatifnya sering kurang jelas.
Batas tetap penting. Tapi batas yang hidup butuh tawaran: main bersama, cerita, jalan sore.
Yang anak butuhkan bukan hanya aturan. Tapi dunia yang terasa lebih hidup dari layar.
Tanyakan: "Kalau HP dimatikan satu jam, apa yang kami tawarkan sebagai gantinya?"
PEMANTIK #112