Kadang yang kita takutkan bukan gagal. Tapi berhasil — lalu harus hidup dengan standar baru.
Gagal terasa familiar. Kita sudah tahu cara menjelaskannya, menyembunyikannya, bangkit darinya. Berhasil membuka ruang lain: ekspektasi lebih tinggi, perhatian lebih banyak, dan rasa "jangan sampai jatuh dari sini."
Jadi diam-diam kita menahan diri — bukan karena tidak mampu, tapi karena takut harus terus membuktikan.
Takut gagal membuat kita hati-hati. Takut berhasil membuat kita mengecilkan diri.
Tanyakan: "Saya menahan langkah ini karena belum siap — atau karena takut setelahnya?"
PEMANTIK #088