Diam yang panjang kadang lebih melukai daripada pertengkaran yang jujur.
Kita memilih diam karena tidak mau ribut. "Sudahlah. Tidak usah dibahas." Tapi yang tidak dibahas tidak hilang. Ia mengendap. Menumpuk. Menunggu.
Lalu suatu hari meledak karena hal kecil — dan yang keluar bukan satu masalah, tapi tumpukan bertahun-tahun.
Pertengkaran yang jujur itu tidak nyaman. Tapi ia memberi kesempatan untuk saling memperbaiki.
Tanyakan: "Apa yang sudah lama saya diamkan — yang sebenarnya perlu dibicarakan?"
PEMANTIK #063