Puji di depan orang banyak. Tegur saat hanya berdua.
Teguran di depan umum jarang memperbaiki kesalahan. Ia hanya menambah satu luka baru: rasa dipermalukan. Dan orang yang dipermalukan tidak sedang belajar — ia sedang bertahan.
Sebaliknya, pujian yang tulus di depan tim bukan hanya menghargai satu orang. Ia menunjukkan pada semua: kerja baik dilihat di sini.
Cara kita menegur dan memuji menentukan apakah orang bekerja dengan rasa aman — atau dengan rasa takut.
Tanyakan: "Teguran terakhir yang saya berikan — memperbaiki pekerjaannya, atau melukai orangnya?"
PEMANTIK #072