Mungkin kamu tidak kehilangan arah — tujuanmu yang sudah berubah.
Ada masa ketika kita tahu persis apa yang sedang kita kejar. Jalannya jelas, alasan kita kuat, dan setiap langkah terasa bermakna.
Lalu suatu hari, semuanya terasa tidak lagi sama. Bukan karena jalannya salah. Bukan juga karena kita gagal. Mungkin kita sudah berubah sepanjang perjalanan — dan belum sempat memberi tahu diri sendiri.
Hal yang dulu terasa penting, sekarang biasa saja. Hal yang dulu kita kejar, sekarang tidak lagi membuat kita bersemangat. Tapi kita tetap berjalan ke sana, karena pernah berjanji pada diri sendiri bahwa itulah tujuan kita.
Itu yang sering terasa seperti "kehilangan arah". Padahal yang berubah bukan kemampuan kita menavigasi — tapi destinasi yang dulu kita pilih.
Mungkin sesekali kita perlu berhenti. Bukan untuk mencari jalan baru dengan panik. Tapi untuk bertanya dengan jujur: "Apakah saya masih ingin sampai ke tempat yang sama?"
Kalau jawabannya ya — lanjutkan. Kalau tidak — itu bukan kegagalan. Itu kejujuran. Dan dari situ, arah yang baru biasanya mulai terlihat sendiri.
PEMANTIK #003