Takut tertinggal dari hidup yang bahkan bukan hidup kita.
Takut tertinggal
dari hidup
yang bahkan
bukan hidup kita.
dari hidup
yang bahkan
bukan hidup kita.
Teman nikah — panik.
Teman lulus duluan — cemas.
Teman keliling dunia — iri.
Teman lulus duluan — cemas.
Teman keliling dunia — iri.
Padahal kalau ditanya:
"Kamu mau hidup seperti dia?"
Jawabannya sering:
"Ya nggak juga sih."
"Kamu mau hidup seperti dia?"
Jawabannya sering:
"Ya nggak juga sih."
Kita tidak takut tertinggal
dari tujuan kita sendiri.
Kita takut tertinggal
dari linimasa orang lain.
dari tujuan kita sendiri.
Kita takut tertinggal
dari linimasa orang lain.
Hidup bukan lomba lari
di lintasan yang sama.
Tiap orang berangkat dari titik berbeda,
menuju tempat yang berbeda.
di lintasan yang sama.
Tiap orang berangkat dari titik berbeda,
menuju tempat yang berbeda.
Tanyakan:
"Yang saya kejar ini —
tujuan saya, atau sekadar
supaya tidak terlihat tertinggal?"
"Yang saya kejar ini —
tujuan saya, atau sekadar
supaya tidak terlihat tertinggal?"
Takut tertinggal dari hidup yang bahkan bukan hidup kita.
Teman nikah — panik. Teman lulus duluan — cemas. Teman keliling dunia — iri. Padahal kalau ditanya, "Kamu mau hidup seperti dia?" jawabannya sering: "Ya nggak juga sih."
Kita tidak takut tertinggal dari tujuan kita sendiri. Kita takut tertinggal dari linimasa orang lain.
Hidup bukan lomba lari di lintasan yang sama. Tiap orang berangkat dari titik berbeda, menuju tempat yang berbeda.
Tanyakan: "Yang saya kejar ini — tujuan saya, atau sekadar supaya tidak terlihat tertinggal?"