Menetapkan batas bukan menjauhkan orang. Tapi menjaga diri tetap utuh untuk mereka.
Menetapkan batas
bukan menjauhkan orang.
Tapi menjaga diri tetap utuh
untuk mereka.
bukan menjauhkan orang.
Tapi menjaga diri tetap utuh
untuk mereka.
Kita takut bilang tidak.
Takut mengecewakan.
Takut dianggap egois.
Takut ditinggalkan.
Takut mengecewakan.
Takut dianggap egois.
Takut ditinggalkan.
Jadi kita bilang ya
pada semua permintaan —
sampai energi habis,
dan yang tersisa untuk
orang terdekat
hanya sisa-sisa.
pada semua permintaan —
sampai energi habis,
dan yang tersisa untuk
orang terdekat
hanya sisa-sisa.
Orang yang selalu bilang ya
bukan orang yang paling baik.
Kadang ia orang yang
paling lelah.
bukan orang yang paling baik.
Kadang ia orang yang
paling lelah.
Bilang tidak pada satu hal
berarti bilang ya
pada hal lain yang
lebih penting.
berarti bilang ya
pada hal lain yang
lebih penting.
Tanyakan:
"Selama ini saya bilang ya
karena mau — atau karena
takut mengecewakan?"
"Selama ini saya bilang ya
karena mau — atau karena
takut mengecewakan?"
Menetapkan batas bukan menjauhkan orang. Tapi menjaga diri tetap utuh untuk mereka.
Kita takut bilang tidak. Takut mengecewakan, takut dianggap egois, takut ditinggalkan. Jadi kita bilang ya pada semua permintaan — sampai energi habis, dan yang tersisa untuk orang terdekat hanya sisa-sisa.
Orang yang selalu bilang ya bukan orang yang paling baik. Kadang ia orang yang paling lelah.
Bilang tidak pada satu hal berarti bilang ya pada hal lain yang lebih penting.
Tanyakan: "Selama ini saya bilang ya karena mau — atau karena takut mengecewakan?"