Menjadi pasangan bukan berarti berhenti jadi individu. Tapi belajar tumbuh tanpa saling melunturkan.
Ada pasangan yang perlahan kehilangan dirinya: hobi diganti, teman ditinggalkan, mimpi ditunda karena "demi hubungan." Ada juga pasangan yang terlalu jauh: masing-masing sibuk, masing-masing mandiri, sampai rumah terasa seperti tempat numpang.
Kesehatan hubungan bukan tentang menjadi sama persis. Tapi tentang tetap utuh sambil tetap bersama — dua orang yang punya identitas masing-masing, bukan satu orang yang terbelah dua.
Pasangan yang kuat bukan yang tidak punya kehidupan sendiri. Tapi yang punya kehidupan sendiri dan tetap memilih kembali ke satu sama lain.
Tanyakan: "Apakah saya masih punya ruang menjadi diri sendiri di dalam hubungan ini?"
PEMANTIK #153