Alat semakin pintar. Tanggung jawab atas pilihan tetap milik manusia.
AI bisa menyusun opsi, teks, prediksi. Tapi yang memilih mana yang layak dipakai — tetap kita.
Menyerahkan keputusan sepenuhnya ke mesin terasa efisien. Sampai dampaknya menimpa orang sungguhan.
Teknologi memperbesar kemampuan. Karakter menentukan ke arah mana kemampuan itu dipakai.
Tanyakan: "Saya memakai AI untuk berpikir lebih baik — atau untuk tidak berpikir sama sekali?"
PEMANTIK #128