Bahagia bukan tujuan di ujung jalan. Ia teman perjalanan yang sering lupa kita sapa.
"Nanti bahagia kalau sudah punya rumah." "Nanti tenang kalau anak sudah mandiri." Lalu rumah terbeli. Anak tumbuh besar. Dan garis finisnya pindah lagi. Selalu pindah lagi.
Sementara itu, hal-hal kecil yang baik lewat setiap hari — tidak sempat dirasakan karena kita sibuk menunggu yang besar.
Bahagia jarang datang sebagai pencapaian. Ia lebih sering hadir sebagai momen — yang hanya bisa dirasa kalau kita hadir.
Coba hari ini: sebut tiga hal kecil yang ternyata baik. Itu latihan menyapa yang paling sederhana.
PEMANTIK #080