Gaji sudah naik berkali-kali. Tapi pertanyaan "cukup nggak ya?" — belum pernah benar-benar hilang.
Dulu kita yakin: "Kalau gaji dua kali lipat, pasti hidup tenang." Cicilan lunas. Tabungan penuh. Akhir bulan tidak perlu khawatir. Itu janji yang kita buat ke diri sendiri — dan memang masuk akal.
Sekarang gaji sudah naik. Tapi cicilan ikut naik — rumah lebih besar, mobil lebih baru. Standar ikut naik — makan di tempat yang lebih mahal, liburan yang lebih jauh. Keinginan yang dulu "nanti saja" sekarang terasa "butuh banget."
Gaya hidup naik diam-diam mengikuti penghasilan. Tanpa pernah minta izin. Tanpa pernah kita sadari.
Bukan karena kita boros tanpa sadar. Tapi karena finish line-nya ikut bergeser setiap kita dekat ke sana. Kita chase penghasilan lebih tinggi — tapi garis "cukup" selalu lari sedikit lebih jauh.
Tanyakan: "Kenaikan ini menambah ketenangan saya — atau hanya menambah standar yang harus saya kejar?"
PEMANTIK #038