Memaafkan pasangan bukan berarti melupakan. Tapi memilih tidak terus hidup dalam dendam.
Memaafkan pasangan
bukan berarti melupakan.
Tapi memilih
tidak terus hidup
dalam dendam.
bukan berarti melupakan.
Tapi memilih
tidak terus hidup
dalam dendam.
Ada luka
yang tidak hilang
hanya karena
kata "ya sudah,
sudah maafkan"
ditutup percakapan.
yang tidak hilang
hanya karena
kata "ya sudah,
sudah maafkan"
ditutup percakapan.
Kita bilang sudah memaafkan.
Tapi setiap ada masalah kecil,
luka lama ikut naik.
Jadi alat bukti
bahwa "kamu memang begitu."
Tapi setiap ada masalah kecil,
luka lama ikut naik.
Jadi alat bukti
bahwa "kamu memang begitu."
Memaafkan yang sungguh
bukan menutup mata
terhadap yang terjadi.
Tapi berhenti
membiarkan masa lalu
mengendalikan
setiap hari ini.
bukan menutup mata
terhadap yang terjadi.
Tapi berhenti
membiarkan masa lalu
mengendalikan
setiap hari ini.
Maaf bukan hadiah
untuk orang yang salah.
Ia pelepasan
untuk diri sendiri
supaya hubungan
punya ruang
memulai lagi.
untuk orang yang salah.
Ia pelepasan
untuk diri sendiri
supaya hubungan
punya ruang
memulai lagi.
Tanyakan:
"Apakah saya sudah memaafkan,
atau hanya menahan
luka agar tidak dibahas?"
"Apakah saya sudah memaafkan,
atau hanya menahan
luka agar tidak dibahas?"
Memaafkan pasangan bukan berarti melupakan. Tapi memilih tidak terus hidup dalam dendam.
Ada luka yang tidak hilang hanya karena kata "ya sudah, sudah maafkan" ditutup percakapan. Kita bilang sudah memaafkan. Tapi setiap ada masalah kecil, luka lama ikut naik — jadi alat bukti bahwa "kamu memang begitu."
Memaafkan yang sungguh bukan menutup mata terhadap yang terjadi. Tapi berhenti membiarkan masa lalu mengendalikan setiap hari ini.
Maaf bukan hadiah untuk orang yang salah. Ia pelepasan untuk diri sendiri — supaya hubungan punya ruang memulai lagi.
Tanyakan: "Apakah saya sudah memaafkan, atau hanya menahan luka agar tidak dibahas?"