Orang tua kita juga pernah muda. Dan masih sedang belajar menjadi tua.
Orang tua kita juga
pernah muda.
Dan masih sedang belajar
menjadi tua.
pernah muda.
Dan masih sedang belajar
menjadi tua.
Kita melihat mereka
sebagai sosok tetap.
Padahal mereka juga
berubah diam-diam.
sebagai sosok tetap.
Padahal mereka juga
berubah diam-diam.
Ada ketakutan baru.
Ada tubuh yang lebih mudah lelah.
Ada dunia yang bergerak
lebih cepat dari yang mereka kenal.
Ada tubuh yang lebih mudah lelah.
Ada dunia yang bergerak
lebih cepat dari yang mereka kenal.
Kesabaran yang dulu kita minta
saat kecil —
kini giliran kita
yang perlu memberikannya.
saat kecil —
kini giliran kita
yang perlu memberikannya.
Menghormati orang tua
bukan hanya menurut.
Kadang mendengar cerita lama mereka
dengan telinga yang lebih lembut.
bukan hanya menurut.
Kadang mendengar cerita lama mereka
dengan telinga yang lebih lembut.
Tanyakan:
"Kapan terakhir kali saya bertanya
soal hidup mereka —
bukan hanya kabar singkat?"
"Kapan terakhir kali saya bertanya
soal hidup mereka —
bukan hanya kabar singkat?"
Orang tua kita juga pernah muda. Dan masih sedang belajar menjadi tua.
Kita melihat mereka sebagai sosok tetap. Padahal mereka juga berubah diam-diam — ada ketakutan baru, tubuh yang lebih mudah lelah, dunia yang bergerak lebih cepat dari yang mereka kenal.
Kesabaran yang dulu kita minta saat kecil, kini giliran kita yang perlu memberikannya.
Menghormati orang tua bukan hanya menurut. Kadang mendengar cerita lama mereka dengan telinga yang lebih lembut.
Tanyakan: "Kapan terakhir kali saya bertanya soal hidup mereka — bukan hanya kabar singkat?"